Description Of The Level Of Knowledge Of Female Adolescents About Breast Self-Examination (BSE) As An Early Detection Effort For Breast Cancer at SMA N 1 Semarapura
DOI:
https://doi.org/10.55919/jk.v10i1.266Keywords:
Tingkat Pengetahuan, Remaja Putri, SADARIAbstract
Latar Belakang : Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada perempuan yang memerlukan deteksi dini sejak usia remaja. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode sederhana dan efektif yang dapat dilakukan secara mandiri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara di SMA Negeri 1 Semarapura. Metode : Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas X sampai XII sebanyak 564 siswi, dengan sampel 235 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 14–15 November 2025 menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI berbasis Google Form. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 16 tahun (41,3%), berasal dari kelas XII (34,9%), dan memperoleh informasi tentang SADARI melalui internet atau media sosial (65,1%). Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai SADARI (88,5%). Kesimpulan : Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja putri tentang SADARI di SMA Negeri 1 Semarapura berada pada kategori baik, Hasil penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan harus diikuti dengan penguatan edukasi berkelanjutan, pembinaan praktik SADARI, serta integrasi program kesehatan reproduksi melalui kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
