PENGARUH DALAM PEMBERIAN PIJAT LAKTASIDENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFASDI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ERNA WAY JEPARA LAMPUNG TIMURTAHUN 2025

Penulis

  • Nurul Habibah Nurul Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mareza Yolanda Umar Universitas Aisyah Pringsewu
  • Nur Alfi Fauziah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Sukarni Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.55919/jk.v10i1.229

Abstrak

Kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI pada masa nifas.Namun, pada periode awal postpartum masih dijumpai ibu nifas yang mengalami produksi ASI tidak lancar.Menurut data studi pendahuluan di Praktik Mandiri Bidan Erna Way Jepara Lampung Timur pada bulan April tahun 2025, terdapat sebanyak 10 ibu nifas yang mengalami keluhan produksi ASI tidak lancar. Kondisi ini dapat disebabkan oleh refleks let-down yang belum optimal, kecemasan, kelelahan, serta kurangnya stimulasi pada payudara, sehingga diperlukan upaya intervensi untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI.Intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah pijat laktasi.Pijat laktasi merupakan teknik pemijatan pada daerah payudara dan punggung yang bertujuan untuk merangsang hormon oksitosin dan prolaktin, memberikan efek relaksasi pada ibu, serta membantu memperlancar pengeluaran ASI.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat laktasi terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas di Praktik Mandiri Bidan Erna Way Jepara Lampung Timur tahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest–posttest one group. Sampel penelitian berjumlah 10 ibu nifas yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kelancaran produksi ASI dengan kategori kurang lancar, cukup lancar, dan lancar.Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kelancaran produksi ASI setelah dilakukan pijat laktasi. Sebelum intervensi, sebanyak 5 ibu nifas (50%) berada pada kategori kurang lancar dan 5 ibu nifas (50%) pada kategori cukup lancar. Setelah intervensi, sebanyak 5 ibu nifas (50%) berada pada kategori cukup lancar dan 5 ibu nifas (50%) pada kategori lancar. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value = 0,005 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat laktasi berpengaruh signifikan terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

Jurnal Kesehatan Wira Buana