The Relationship of Parenting Patterns to the Development of Children Aged 3-5 in Early Childhood Education in 2025

Penulis

  • indrianihamidah hamidah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mareza Yolanda Umar Universitas Aisyah Pringsewu
  • Elsy Juni Andri Kariny Universitas Aisyah Pringsewu
  • Nila Qurniasih Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.55919/jk.v10i1.257

Abstrak

Perkembangan anak usia dini merupakan tahap penting yang menentukan kesiapan anak dalam proses belajar dan perkembangan selanjutnya. Studi pendahuluan di PAUD Abimanyu menunjukkan bahwa dari 30 anak usia 3–5 tahun, terdapat 10 anak (33,3%) yang berada pada kategori perkembangan meragukan berdasarkan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Beberapa anak belum mampu melakukan tugas perkembangan sesuai usia, seperti mengenakan sepatu sendiri, meniru bentuk sederhana, dan mengenali warna dengan tepat. Selain itu, pengamatan awal menunjukkan bahwa sebagian orang tua masih menerapkan pola asuh yang kurang sesuai, sehingga stimulasi perkembangan anak belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan anak usia 3–5 tahun di PAUD Abimanyu Tahun 2025.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pola asuh orang tua dan lembar penilaian perkembangan anak berdasarkan KPSP. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi variabel dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua menerapkan pola asuh positif sebanyak 28 responden (93,3%). Berdasarkan hasil pemeriksaan perkembangan anak menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), diperoleh bahwa 20 anak (66,7%) berada pada kategori perkembangan sesuai, dan 10 anak (33,3%) berada pada kategori perkembangan meragukan, serta tidak ditemukan anak dengan kategori penyimpangan. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak usia 3–5 tahun (p < 0,05).

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

Jurnal Kesehatan Wira Buana