MODEL MANAJEMEN STRATEGIS INTEGRATIF KEBIDANAN DIGITAL DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA DI FASILITAS KESEHATAN PRIMER PERKOTAAN MENENGAH: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DENGAN VALIDASI KONTEKSTUAL

Penulis

  • Nurris Septa Pratama
  • Wahyudi Jaya Kusuma
  • Ria Muji Rahayu Universitas Wira Buana

Abstrak

Fragmentasi pendekatan dalam penelitian kebidanan di mana manajemen strategis, digitalisasi, dan pemberdayaan
keluarga dikaji secara terpisah dalam silo disiplin yang berbeda menciptakan gap struktural yang secara langsung
menghambat efektivitas kebijakan kesehatan ibu dan anak di fasilitas kesehatan primer (FKTP) perkotaan
menengah Indonesia. Paradoks epidemiologis Kota Metro (AKI 0/100.000 kelahiran hidup dengan literasi digital
bidan baru 60%) mengilustrasikan urgensi model integrasi yang belum tersedia dalam literatur. Tujuan penelitian
ini untuk mengembangkan dan memvalidasi Model Manajemen Strategis Integratif (MMSI) pelayanan kebidanan
berbasis digital dan pemberdayaan keluarga yang operasional untuk FKTP perkotaan menengah di negara
berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC). Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA
2020. Dari 1.247 artikel teridentifikasi di PubMed, Scopus, Google Scholar, Garuda, dan SINTA (2018–2025), 42
artikel memenuhi kriteria inklusi ketat (minimal dua dari tiga dimensi: digital health, manajemen strategis, atau
pemberdayaan keluarga; MMAT >80%; Cohen's Kappa = 0,82). Sintesis tematik menggunakan NVivo 14
dikombinasikan dengan validasi kontekstual menggunakan data Profil Kesehatan Kota Metro 2024. Analisis
lintas-studi mengidentifikasi tiga gap sistemik: (1) dominasi pendekatan silo—seluruh 42 studi (100%) tidak
mengintegrasikan ketiga dimensi secara simultan; (2) bias konteks high-income country atau mega-city (62%
studi); dan (3) kelangkaan desain longitudinal (hanya 28%). MMSI tersusun dalam tiga lapisan interaktif: Strategic
Core (PDCA-SWOT), Digital Enabler (EHR-SatuSehat, telemedicine, AI predictive analytics), dan Family
Empowerment Layer (sertifikasi keluarga, gamifikasi, peer support digital). Validasi kontekstual pada 15
puskesmas Kota Metro mengonfirmasi relevansi model. MMSI merupakan kontribusi konseptual pertama yang
mengintegrasikan manajemen strategis, digital health, dan family empowerment dalam satu arsitektur model
berbasis double-loop feedback untuk FKTP perkotaan menengah LMIC, menawarkan roadmap transformasi
kebidanan digital yang terukur dan replikatif menuju SDGs 2030.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

Jurnal Kesehatan Wira Buana